November 25, 2017

Mencegah Keterlibatan Pekerja Anak di Pertanian Tembakau, Sampoerna Gelar Kegiatan After School Program di Lombok Timur

ASP Lombok 1-01

Lombok Timur, 25 November 2017 – PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) merealisasikan komitmennya dalam pencegahan pekerja anak di kawasan pertanian tembakau, melalui payung program tanggung jawab sosial perusahaan, Sampoerna untuk Indonesia (SUI). Bekerja sama dengan Putera Sampoerna Foundation – School Development Program (PSF SDO), kegiatan After School Program (ASP) yang ditujukan untuk mengurangi keterlibatan anak dalam aktivitas di kawasan pertanian tembakau melalui pengembangan program ekstrakurikuler di sekolah senantiasa diselenggarakan.

Program ASP dilaksanakan sejak April 2017 dan telah diikuti oleh 49 Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Lombok Timur dan Lombok Tengah dengan melibatkan lebih dari 7.100 siswa dan orang tua atau wali murid, 294 guru dan 490 pelatih ekstrakurikuler. Beragam kegiatan dilakukan secara intensif dalam program ASP, mulai dari workshop Training of Trainers (TOT) untuk para guru, program pengembangan ekstrakurikuler, seminar orang tua murid, pentas seni dan ajang kreativitas siswa, hingga Festival Seni, Olahraga dan Budaya.

Sebagai acara penutupan program ASP, SUI dan PSF SDO menggelar kegiatan Festival Seni, Olahraga dan Budaya di kawasan Lombok Timur. Festival ini merupakan wadah untuk mengasah dan mengembangkan karakter positif para siswa serta ajang unjuk prestasi bagi sekolah yang telah melaksanakan beragam kegiatan ekstrakurikuler yang terdiri dari cabang olahraga, kesenian, kuliner, tahfidz dan tilawah, serta pramuka.

Bupati Lombok Timur Drs. H. Moch. Ali Bin Dachlan, M.BA mengatakan, Pemerintah Lombok Timur mengapresiasi program SUI dan PSF SDO untuk meningkatkan pendidikan di Lombok Timur. “Saya harap program-program tanggung jawab sosial perusahaan semacam ini lebih digalakkan di tahun-tahun berikutnya. Pemerintah Daerah Lombok Timur siap bekerja sama agar program ASP dapat terus dijalankan dan bersinergi dengan banyak pihak,” jelas Ali.

Menyambut tanggapan Bupati Lombok, Kepala PSF SDO Gusman Yahya juga mengatakan, Festival Seni, Olahraga dan Budaya ini akan membuka tali silahturahmi para siswa dari berbagai sekolah di Lombok Timur. Para siswa akan saling berkenalan dan saling berbagai informasi, pengetahuan serta keterampilan.

“Saya harap festival ini juga akan memperkaya wawasan dan pengalaman mereka, karena penting untuk menanamkan rasa bangga terhadap talenta yang dimiliki oleh setiap orang sejak dini,” sambungnya.

Mendapat dukungan penuh dari Dinas Pendidikan dan Budaya Kabupaten Lombok Timur dan Lombok Tengah, Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka Kecataman sikur, Persatuan Catur Indonesia (PERCASI) Lombok Timur, dan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Lombok Timur, rangkaian festival ini berhasil diselanggarakan di berbagai lokasi, yaitu di Aula Kecamatan Terara, SDN 2 Terara, Lapangan Orde Baru – Terara, Madrasah Ibtidaiyah Negara (MIN) Lombok Timur – Sakra Barat, Lapangan Jeruk Manis – Sikur, dan ditutup di Lapangan Nasional, Selong, Lombok Timur hari ini.

“Sampoerna akan terus mendukung terselenggaranya kegiatan positif di sekolah. Melalui program ini, kami berharap anak-anak di Indonesia, khususnya di Lombok Timur dan Lombok Tengah dapat terus bertumbuh kembang dengan baik dan memiliki karakter yang kuat,” ujar Ervin Pakpahan, Head of Stakeholder, Regional Relations & CSR. “Terkait dengan isu pekerja anak, kami berharap tidak ada lagi anak-anak di bawah umur yang bekerja di kawasan pertanian tembakau. Hal ini merupakan hak mereka untuk mendapatkan kesempatan belajar secara optimal baik di bidang akademik maupun non-akademik.”

CORPORATE & EXTERNAL COMMUNICATIONS