Apakah Perdagangan Terlarang Itu

Rokok ilegal memasuki atau dijual di pasaran dengan melanggar peraturan keuangan, bea cukai, dan peraturan lainnya, misalnya tanpa membayar bea masuk, cukai, atau PPN, dan tanpa mematuhi ketentuan-ketentuan yang berlaku. Rokok ilegal dapat merupakan produk asli yang dibuat oleh, atau di bawah wewenang pemilik merek dagang, tetapi dijual tanpa membayar pajak yang berlaku, atau bisa juga berupa rokok palsu, yaitu tiruan yang dibuat tanpa izin pemilik merek dagang.

Peraturan dan tindakan terkait oleh pemerintah untuk mencegah produksi dan perdagangan produk tembakau secara terlarang sedang dipertimbangkan di sejumlah wilayah hukum. Ayat 15 FCTC mengharuskan para pihak dalam konvensi ini mengambil langkah untuk memberantas semua bentuk perdagangan ilegal, termasuk pemalsuan, dan menyatakan bahwa kerja sama nasional, regional, dan global dalam masalah ini adalah "komponen penting dalam pengendalian tembakau."

Konferensi Para Peserta (COP) Konvensi ini telah menetapkan sebuah Intergovernmental Negotiating Body (INB) untuk menegosiasikan protokol perdagangan ilegal produk tembakau sesuai dengan Ayat 15 FCTC External reference. Ketua INB telah menyusun teks untuk protokol tersebut, yang meliputi topik-topik utama berikut

  • skema pemberian lisensi bagi para pelaku industri tembakau;
  • persyaratan "kenali pelanggan Anda", termasuk tindakan untuk memberantas pencucian uang serta pengembangan sistem internasional untuk menelusuri dan melacak produk tembakau dan perlengkapan produksi tembakau;
  • penerapan undang-undang yang mengatur penyimpanan arsip, keamanan dan tindakan pencegahan, serta penjualan produk tembakau melalui Internet;
  • mekanisme penegakan hukum, termasuk kriminalisasi pelaku perdagangan ilegal dalam berbagai bentuk, serta tindakan untuk memperkuat kemampuan badan penegak hukum untuk memerangi perdagangan ilegal;
  • kewajiban produsen tembakau untuk mengendalikan rantai pasok mereka dengan hukuman bagi mereka yang gagal melaksanakan kewajiban ini; dan
  • program untuk meningkatkan kerja sama dan bantuan teknis dalam hal investigasi dan penuntutan serta berbagi informasi.

Kami setuju bahwa produsen harus menerapkan sistem pemantauan yang canggih atas praktik penjualan dan distribusi mereka, dan kami setuju bahwa apabila sudah dipastikan secara benar, produsen harus menghentikan pasokan kepada vendor yang terbukti terlibat dalam perdagangan ilegal. Namun, kami tidak setuju dengan ketentuan protokol usulan yang akan memberlakukan kewajiban bagi produsen produk tembakau untuk membayar pajak dan cukai yang hilang akibat produk tembakau selundupan yang berhasil disita, tanpa melihat apakah ada kesalahan di pihak produsen.

Perdagangan ilegal rokok merugikan pemerintah, konsumen, dan produsen. Menurut perkiraan World Health Organisation (WHO), pasar gelap rokok yang terlarang dan tidak diregulasi berjumlah 600 miliar rokok per tahun atau 11% dari konsumsi global. Sebuah laporan yang dibuat oleh KPMG LLP (KPMG) menemukan bahwa di Uni Eropa saja konsumsi rokok ilegal mencapai 64,2 milyar rokok pada tahun 2010. Ini setara dengan kerugian pendapatan nasional dan Uni Eropa sekitar 10 miliar Euro setiap tahun menurut perkiraan Kantor Anti-Penipuan Eropa (European Anti-Fraud Office/OLAF).

Kami melakukan berbagai tindakan untuk memerangi rokok ilegal, untuk memastikan merek kami terlindungi dan konsumen mendapatkan produk asli sesuai harapan. Kami mendukung regulasi ketat dan tindakan penegakan hukum untuk mencegah segala bentuk perdagangan ilegal produk tembakau, termasuk penelusuran, pelacakan, pelabelan, persyaratan penyimpanan arsip, dan bilamana sesuai, penerapan sistem lisensi yang ketat. Kami juga bekerja bersama sejumlah pemerintah di seluruh dunia dalam perjanjian dan kesepakatan bersama yang spesifik untuk mengatasi perdagangan rokok ilegal.

Cookie Consent