Merokok dan Kesehatan

Merokok menyebabkan banyak penyakit serius termasuk penyakit kardiovaskuler (penyakit jantung), kanker paru, dan penyakit paru obstruktif kronis (emfisema, bronkitis kronis). Perokok berisiko jauh lebih besar untuk terkena penyakit ini dibandingkan non-perokok. Merokok juga bersifat adiktif dan dapat sangat sulit untuk dihentikan. Ini adalah pandangan setiap organisasi medis dan ilmiah terkemuka di seluruh dunia. Dan begitu pulalah pandangan Sampoerna.

Penyakit Kardiovaskuler (Penyakit Jantung):

  • Organisasi Kesehatan Dunia External reference World Health Organization, (WHO) menyatakan pada situs webnya, "Penggunaan tembakau adalah faktor risiko besar untuk penyakit kardiovaskuler. Jika jumlah perokok berkurang, jumlah serangan jantung dan stroke akan berkurang juga.
  • American Heart Association External reference menyatakan pada situs webnya, "Merokok meningkatkan tekanan darah, mengurangi toleransi olah raga, dan meningkatkan kecenderungan penggumpalan darah."
  • British Heart Foundation External reference menyatakan pada situs webnya, "Karbon monoksida dalam asap rokok mengurangi jumlah oksigen yang dapat dibawa darah ke jantung dan tubuh Anda."

Kanker Paru dan Kanker Lainnya:

  • WHO External reference menyatakan pada situs webnya, "Peran tembakau dalam meningkatkan peluang kanker paru adalah salah satu efek berbahaya tembakau terhadap kesehatan manusia yang paling dikenal luas. Yang mungkin tidak diketahui banyak orang, perokok dan non-perokok, adalah bahwa penggunaan tembakau meningkatkan risiko kanker di banyak bagian pada tubuh selain di paru-paru.”
  • WHO External reference juga menyatakan, "Rata-rata, perokok meningkatkan risiko kanker paru antara 5 dan 10-kali lipat..."

Penyakit Paru Obstruktif Kronis (Emfisema, Bronkitis Kronis):

  • WHO External reference menyatakan pada situs webnya, "Penyakit paru obstruktif kronis (Chronic obstructive pulmonary disease, COPD) meliputi dua kelompok penyakit paru, bronkitis kronis dan emfisema...ada sinergi yang dramatis dengan merokok sedemikian sehingga perokok memiliki prevalensi dan angka kematian COPD yang tinggi.

Otoritas kesehatan masyarakat telah menyimpulkan bahwa merokok menyebabkan banyak penyakit lainnya.

Untuk informasi lebih rinci dari otoritas kesehatan masyarakat lainnya tentang tembakau, merokok, dan penyakit akibat merokok, lihat tautan di bawah ini.

Badan Internasional untuk Riset Kanker External reference

World Health Organization External reference

Laporan US Surgeon General External reference

Cookie Consent