Cukai Tembakau di Indonesia - Tobacco Excise in Indonesia

Dalam industri tembakau Indonesia, rokok secara garis besar dibagi menjadi rokok buatan mesin (sigaret kretek mesin dan sigaret putih mesin – SKM dan SPM) dan rokok buatan tangan (sigaret kretek tangan - SKT) bagi kepentingan pengenaan cukai. 

Cukai tembakau adalah sumber penting pendapatan Pemerintah. Sampoerna merupakan salah satu penyumbang cukai hasil tembakau terbesar di Indonesia.

Industri kretek yang merupakan salah satu produk asli Indonesia memberikan lapangan kerja bagi sekitar enam juta orang, dan merupakan salah satu sektor penyumbang cukai dan pajak terbesar bagi Pemerintah RI. Sampoerna terus merekomendasikan agar pemerintah mempertimbangkan pentingnya perlindungan tenaga kerja dalam merumuskan kebijakan cukai di masa depan.

Sampoerna mempekerjakan puluhan ribu orang dalam industri sigaret kretek tangan (SKT) yang padat karya. Pada bulan Juni 2015, Sampoerna menyerap tenaga kerja sekitar 78.000 orang, termasuk lebih dari 48.000 orang pekerja di 38 Mitra Produksi Sigaret (MPS) yang tersebar di Pulau Jawa. Sekitar 90% dari tenaga kerja tersebut terlibat dalam produksi SKT.

The tobacco industry in Indonesia categorizes cigarette products mainly into machine made cigarettes (kretek and whites – SKM and SPM) and kretek hand-rolled cigarettes (SKT) for excise tax purposes. 

Tobacco excise is an important source of revenue for the Government. Sampoerna is one of the largest tobacco product excise tax contributors in Indonesia.

The unique clove cigarette (kretek) industry of Indonesia provides employment for approximately six million people and is a significant contributor in excise tax and other taxes to the Government of Indonesia. Sampoerna continues to recommend that the government to factor in the importance of protecting employment when considering future excise tax policy.

Sampoerna employs tens of thousands of people in the labor intensive hand-rolled kretek (SKT) industry. As of June 2015, Sampoerna had a total workforce of approximately 78,000, including over 48,000 workers at 38 Third Party Operators located across Java. Approximately 90% of this workforce are involved in SKT production.

Sampoerna merupakan salah satu penyumbang cukai hasil tembakau terbesar di Indonesia

Sampoerna is one of the largest tobacco excise contributors in Indonesia

Set cookie preferences